Digital Public Goods: Aset Bersama Dunia Digital

Kalau dulu barang publik identik dengan jalan raya, taman kota, atau air bersih, di era modern ini muncul konsep baru: digital public goods. Istilah ini merujuk pada aset digital yang bisa diakses, digunakan, dan dimanfaatkan oleh semua orang tanpa diskriminasi.

Bayangkan, seperti jalan raya yang dipakai siapa saja, digital public goods bisa berupa perangkat lunak open source, data terbuka, standar teknologi, atau infrastruktur digital yang disediakan untuk kepentingan bersama. Konsep ini penting banget untuk memastikan dunia digital inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Apa Itu Digital Public Goods?

Secara umum, digital public goods (DPGs) adalah sumber daya digital yang:

  1. Bersifat terbuka: siapa saja bisa mengakses dan memanfaatkannya.
  2. Aman dan ramah privasi: tidak merugikan atau mengeksploitasi pengguna.
  3. Dirancang untuk kepentingan publik: mendukung inklusi, transparansi, dan pembangunan global.

Contoh nyata: aplikasi vaksinasi berbasis open source, sistem pembayaran digital yang inklusif, atau data iklim global yang bisa diakses gratis untuk riset.

Kenapa Digital Public Goods Penting?

1. Mendorong Inklusi Digital

Masih banyak orang yang belum terhubung ke layanan digital. DPGs bisa jadi jalan masuk supaya mereka nggak tertinggal.

2. Mengurangi Kesenjangan Teknologi

Negara berkembang bisa ikut maju kalau akses teknologi dasar dibuat terbuka.

3. Meningkatkan Transparansi

Dengan data terbuka, masyarakat bisa ikut mengawasi kebijakan pemerintah atau proyek pembangunan.

4. Mempercepat Inovasi

Kalau fondasi digital tersedia gratis, inovator bisa lebih cepat bikin solusi baru.

Artikel Open Data dan Transparansi di Tingkat Global menekankan pentingnya keterbukaan sebagai akses terbuka untuk semua, salah satu prinsip utama DPGs.

Bentuk-Bentuk Digital Public Goods

Open Source Software

Contohnya Linux, Python, atau aplikasi manajemen kesehatan berbasis open source.

Open Data

Data statistik, iklim, kesehatan, atau ekonomi yang bisa diakses bebas untuk riset dan pengembangan solusi.

Digital ID

Sistem identitas digital inklusif, aman, dan bisa dipakai lintas layanan.

Infrastruktur Digital Dasar

Akses internet, platform cloud publik, dan layanan digital yang dianggap sebagai hak dasar masyarakat.

Artikel Infrastruktur Digital untuk Pembangunan Global membahas lebih lanjut bagaimana DPGs bisa jadi layanan digital sebagai hak publik.

Tantangan Implementasi Digital Public Goods

Pendanaan

DPGs butuh investasi awal yang besar, sementara hasilnya dinikmati semua orang tanpa langsung menghasilkan keuntungan.

Keamanan dan Privasi

Data publik yang terbuka berisiko disalahgunakan kalau tidak dilindungi dengan baik.

Regulasi yang Berbeda

Setiap negara punya standar hukum berbeda soal data, akses, dan kepemilikan.

Kesenjangan Infrastruktur

Negara berkembang mungkin kesulitan mengakses DPGs karena keterbatasan jaringan digital.

Studi Kasus Digital Public Goods

  • DHIS2: platform open source untuk manajemen data kesehatan yang dipakai lebih dari 70 negara.
  • India Stack: sistem identitas digital dan pembayaran inklusif yang mendorong literasi keuangan di India.
  • UNICEF Digital Public Goods Alliance: inisiatif PBB untuk memperluas akses aset digital terbuka di seluruh dunia.

Masa Depan Digital Public Goods

Bayangkan kalau seluruh dunia punya ekosistem DPGs yang kuat:

  • Petani di Afrika bisa pakai aplikasi ramalan cuaca berbasis data global untuk meningkatkan hasil panen.
  • Siswa di pedalaman bisa belajar dengan aplikasi edukasi open source.
  • Pemerintah bisa lebih transparan dengan data real-time yang terbuka untuk publik.

Semua itu bisa tercapai kalau ada kolaborasi global dalam membangun dan mendukung DPGs.

Digital public goods adalah kunci untuk menjadikan dunia digital lebih adil. Bukan hanya negara kaya atau perusahaan besar yang boleh menikmati manfaat teknologi, tapi semua orang.

DPGs mengingatkan kita bahwa dunia digital bukan sekadar pasar, tapi juga ruang publik. Dan seperti ruang publik lainnya, ia harus dikelola dengan prinsip inklusi, transparansi, dan keadilan.